Keysha, bocah berusia 3 tahun itu memang hyperactive. Semua hal dilakukannya kecuali matanya tepejam tidur. Namun untuk menidurkannya pun bukan perkara yang mudah. Tak jarang hingga tengah malam dia bisa tidur karena kecapean. Bermacam cara telah dilakukan supaya si kecil ini gampang di ajak ke tempat tidur. Sampai suatu hari waktu sudah menunjuk pukul 9 malam, namun belum ada tanda-tanda sikecil mengantuk.
Sementara si ibu nampak sudah sangat kelelahan. Seluruh anggota keluarga pun telah membujuk si kecil. Akhirnya, dengan paksaan si kecil berhasil dibujuk ke kamar sementara si kakek bergegas ke luar rumah menuju jendela kamar si kecil. Kemudian ia ketuk-ketukkan jemarinya ke kaca jendela.
Di dalam siibu mulai memainkan perannya. Ia berbisik kepada si kecil jika tidak lekas tidur, maka ketukkan itu akan terdengar lagi dan memakannya. Si kecil nampak ketakutan. Segera memeluk ibunya dan tak berapa lama matanya terpejam dan ia pun tertidur pulas.
" Berhasil!" Sorak sang ibu dalam hati.
Di dalam siibu mulai memainkan perannya. Ia berbisik kepada si kecil jika tidak lekas tidur, maka ketukkan itu akan terdengar lagi dan memakannya. Si kecil nampak ketakutan. Segera memeluk ibunya dan tak berapa lama matanya terpejam dan ia pun tertidur pulas.
" Berhasil!" Sorak sang ibu dalam hati.
Nampaknya hari ini sangat melelahkan untuknya. Si ibu tersenyum. Ia kemudian bangkit hendak membereskan mainan si kecil yang masih berserakan dimana-mana.
Ketika ia sampai didepan pintu kamar, ia terkejut mendengar ketukan di kaca jendela kamar. Tapi kemudian ia segera tersadar dan menghampiri jendela dan berkata sudah aman. Kemudian ia menujuruang tv dimana sang nenek sedang asyik menonton tv.
Sesaat kemudian, sang nenek bangkit mematikan tv seraya berkata " Tolong nanti bukakan pintu, mungkin ayahmu pulang larut malam dari tadi sore pergi menunggui temannya di rumah sakit". Seketika itu juga ia tercekat dan tubuhnya gemetaran seraya bergegas ke kamar sikecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar